Demi Timnas Argentina, Icardi Tolak Italia dan Spanyol

Striker Inter Milan, Mauro Icardi, rupanya pernah menolak dua negara demi bisa membela timnas Argentina. Dia juga membahas terkait keinginan dirinya agar Lionel Messi bergabung dengan I Nerazzurri.

Icardi lahir di Rosario, Argentina, 25 tahun silam sebelum pindah ke kepulauan Canaria di Spanyol pada usia sembilan tahun. Dia kemudian bermain di Italia sejak bergabung dengan Sampdoria pada umur 18 tahun.

Kemudian, Icardi berseragam Inter Milan pada 2013. Bersama I Nerazzurri, cardi sukses menggelontorkan 100 gol dari 172 penampilan dalam berbagai ajang.

Sejarah tersebut membuat Icardi mempunyai pilihan untuk membela tiga tim nasional.

“Italia memanggil saya untuk memperkuat timnas U-21,” kata Icardi seperti dikutip BolaSport.com dari media Italia, Rivista Undici.

“Saya kemudian berselisih dengan Sampdoria karena menolak permintaan itu. Saya menginginkan Argentina,” ucap Icardi menambahkan.

Top scorer Liga Italia 2014-2015 dengan 22 gol ini pun menceritakan soal pendekatan dari Spanyol.

“Spanyol juga mencoba. Mereka menghubungi ayah saya, tetapi saya selalu menginginkan Argentina dan saya mendapatkannya,” ujar Icardi.

“Proses yang sulit. Namun, saya berhasil mencapai tujuan saya,” tutur Icardi lagi.

Kapten Inter Milan ini lalu menyampaikan harapan agar megabintang FC Barcelona yang sekaligus kompatriotnya, Lionel Messi, berlabuh di Giuseppe Meazza. Namun, Icardi menyadari kecilnya peluang Messi meninggalkan Barcelona.

“Saya pikir bermain dengan pemain terbaik dunia di Inter merupakan sebuah impian. Saya tentu saja berbicara tentang Messi,” kata Icardi.

“Namun, dia terikat kontrak dengan Barcelona dan saya pikir impian bermain bersama Messi di Inter nyaris mustahil,” ucap Icardi melanjutkan.

Icardi dan Messi bahu-membahu mengantarkan Argentina lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Mereka bermain bersama dalam tiga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Amerika Selatan saat Argentina menghadapi Uruguay (0-0), Venezuela (1-1) dan Ekuador (3-1).